Gagal Tes CPNS Adalah Awal dari Segalanya

Daftar Isi

            Sudah lulus dengan predikat cumlaude di kampus besar (kata orang-orang). Aktif berorganisasi selama menjadi mahasiswa. Magang sana-sini, demi mendapat pengalaman bekerja. Akan tetapi, semua menjadi sia-sia setelah tes CPNS diumumkan, dan kebetulan itulah satu-satunya kegagalan kamu. Sedemikian rupa, kamu merasa apa yang kamu lakukan selama ini adalah omong kosong belaka. Kemampuan yang kamu kembangkan dari pagi hingga malam hanya buang-buang waktu saja. Bahkan kamu pun tidak kuat melihat Instagram dan Twitter, sebab kabar bahagia ternyata jauh lebih banyak ditampilkan dari kabar duka. Grup-grup di telegram dengan notif ratusan, tiba-tiba tidak menarik hatimu untuk membukanya. Seolah-olah kamu adalah pecundang paling menderita.

            Ya, paragraf barusan adalah sebuah simulasi seseorang yang telah berjuang keras meraih cita-citanya, namun merasa gagal hanya karena gagal di tes CPNS. Hanya simulasi, dan semoga tidak menimpa kalian semua. Karena, tidak ada korelasi antara kegiatanmu selama bersekolah dengan hasil-hasil dari tes kepribadian, tes potensi akademik atau apapun pilihan ganda yang kamu isi. Memang banyak orang mengatakan, bahwa “Proses tidak akan menghianati hasil”, tapi proses yang simulasi di atas lakukan tidak berpengaruh besar pada hasil dari tes CPNS. Semua prosesmu tersebut bahkan baru diuji ketika kamu mengalami kegagalan ini.

            Pengalaman tidak selalu membuatmu menjadi berhasil, tapi juga untuk menguatkanmu dalam menerima kegagalan.

            Percaya gak kata-kata di atas? Mari renungkan kembali. Kemampuan yang kamu raih selama berkegiatan di sekolah, akan menunjukkan sejauh mana kualitasmu. Kualitas tersebut tidak sekadar diukur dari keberhasilan yang kamu raih, namun juga untuk bangkit dari keterpurukan. Mungkin kamu perlu berpikir kembali, bakat apa saja yang selama ini kamu kembangkan, kemampuan apa yang selama ini kamu geluti. Hidup tidak akan menjadi kiamat hanya karena satu kegagalan. Pencatatan. Mulailah menulis apa saja yang telah kamu lakukan dan kamu capai. Sadar gak sih, karena saking banyaknya kita melakukan berbagai hal, kita sampai lupa untuk mencatat apa saja yang telah kita lakukan. Kemudian hal-hal itu hanya menjadi angin lalu, atau kisah lucu di masa depan, bukan menjadi batu loncatan untuk meraih sesuatu yang lebih dari kemarin, bahkan hari ini.

            Dari pencatatan itu, pasti kamu akan menemukan kembali apa yang telah kamu lakukan, dengan siapa kamu berkegiatan, di mana kamu berkegiatan dan apa hasil dari semua kegiatan tersebut. Memperluas lingkaran. Hal itu yang kemudian merasa perlu kamu lakukan, dengan memperluas lingkaranmu atau bahkan membangun lingkaranmu kembali. Tidak ada salahnya, kamu mengobrol kembali dengan teman-teman lamamu, atau teman-teman yang menjadi rekan dalam berkegiatanmu dulu. Tidak sekadar mengobrol, kamu sangat mungkin bisa menemukan bakatmu yang terpendam dari teman-temanmu. Bukan sebuah kenaifan, bila orang lain mampu melihat kekurangan dan kelebihan, yang selama ini tidak mampu kita temukan.

            Kemudian, yang paling penting adalah, membangun personal branding. Setiap orang pasti punya ciri khas, namun tidak semua orang mampu menunjukkan ciri khasnya. Personal branding mungkin tidak akan mampu membuatmu lulus tes CPNS, tapi akan menjadi suatu alasan kenapa kamu diminati setiap orang. Kamu bisa memulainya dari hal yang kecil, mulai mengurusi media sosialmu, linkedin, membuat CV yang menarik atau menulis blog. Percayalah, “Tidak ada satupun kehinaan dalam melakukan kegiatan menulis”. Jika di Instagram kamu sudah membangun personal dari media gambar, menulis blog merupakan tren yang cukup terlupakan namun tidak pernah berkurang manfaatnya. Di sana kamu bisa berlatih menulis untuk dikirim ke media massa, bahkan kamu dapat menemukan ekosistemmu sendiri, komunitasmu sendiri, yang bisa saja di luar lingkaranmu.

            Di era 4.0, bahkan 5.0 pun, kegiatan yang tidak bisa diotomatisasi adalah kegiatan berpendapat atau beropini. Dari kegiatan tersebut kamu bisa menemukan ide-ide yang mungkin selama ini kamu lupakan. Di rumahmu, yang kamu beri namamu.com, kamu bebas memulai apa saja dan membangun apa saja. Mencatat, memperluas lingkaran dan menguatkan personal branding. Jika ada usaha yang sedang kamu kembangkan, kamu bisa juga membangun tokomu. Seperti halnya rumah, kamu bebas membangun halaman, kamar dan dapurmu di sana. Kamu juga bisa menghiasnya, dengan berbagai ornamen audio dan visual. Mantap.in diri kamu, dari sekarang, bukan nunggu sukses duu.`

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Terima Kasih

kini kamu bisa mendapat tawaran mantap dari kami melalui e-mail kamu 

Semoga sehat selalu